RASULULLAH BERSABDA BAHWA ALLAH telah BERFIRMAN : “Sesungguhnya semua Amal perbuatan Anak Adam dapat dicampuri kepentingan Hawa Nafsu kecuali PUASA. Puasa itu khusus untuk KU, AKUlah yang akan membalasnya”.
PUASA adalah salah satu syariat ISLAM yg dilakukan dg penuh keikhlasan, tdk ada yg mengetahuinya selain ALLAH…….
“PUASA ITU PERISAI”Jika org sedang berpuasa, janganlah berkata Keji dan melakukan pertengkaran.
Kalau ada org yg mencaci & mengajak berkelahi, katakanlah :”Aku sedang berPUASA”Demi ALLAH, yg jiwaku berada ditanganNYA, bau mulut org yg berpuasa dihadapan ALLAH lebih Harum dari bau Minyak Kesturi.
PUASA MEMBANGUN JARINGAN BARU
Secara Umum Puasa mempercepat destruksi (Penghancuran) jaringan2 yg
rusak dari tubuh melalui Lapar dan selanjutnya membangun Jaringan2 Baru.
Detoksifikasi mulai terjadi pada hari kedua dan ketiga Puasa, tubuh mulai mencerna Sel-sel da Jaringan yg Berlebihan, Rusak, Berpenyakit, Usang atau bahkan yg sudah Mati.
HIKMAH PSIKOLOGIS PUASA
* Lapar & Keinginan
Seseorang yg lapar, akan muncul keinginan yg meningkat tajam.
* Puasa & Kesehatan Jiwa
Kita berpuasa tidak untuk mencuci jasmani & menyuburkan rohani, tapi baru sebatas gugur kewajiban
* Filsafat Puasa
Mengambil Inspirasi Islam yg mewajibkan puasa tentang kesetaraan,
perbedaan kebutuhan (perut), kasih sayang tumbuh dari keprihatinan,
bulan kesehatan, meredam keinginan dan training rohani
PUASA merupakan pengobatan Efektif bagi Kekacauan Psikologis & Emosional
dimana Puasa membantu seseorang untuk memantapkan keinginan, memperkokoh dan memperhalus rasa dan perilakunya, memperkuat keyakinan, menghindari sikap pemarah dan ketergesa-gesaan.
Selama berPUASA Liver dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk membersihkan
dan menciptakan beberapa substansi baru, Darah dan Limpa juga memiliki kesempatan untuk membersihkan dari Toksin2 sehingga seluruh fungsi pembuangan mengalami peningkatan dengan berPUASA.
Manfaat PUASA dapat memperbaiki Kolesterol Darah, kadar kolesterol darah yg
tinggi dlm jangka waktu yg panjang akan menyumbat saluran pembuluh darah dlm bentuk Aterosklerosis (pengapuran atau pengerasan pembuluh darah) yg mengakibatkan STROKE.
PUASA secara fisiologis meminimalkan kerja yg dilakukan organ2 pencernaan termasuk perut, usus, pankreas, kantong empedu & liver.
Dengan berPUASA memungkinkan seseorang memaksimalkan aktivitas badan &
fikirannya serta menjaga dari berbagai penyakit yg muncul akibat gangguan PENCERNAAN, seperti Malas, Bodoh, dan Suka Tidur.
Efektifitas PUASA adalah membersihkan bagian dalam tubuh, Regenerasi Sel, dan peremajaan Tubuh. Energi yg dipakai saat kita berpuasa hanya untuk membuang RACUN (Detoksifikasi) dan dg berlangsung dg SEMPURNA, karena ALLAH yg
merancang sistem ini……insyaALLAH.
PUASA dapat meningkatkan daya tahan tubuh, mekanismenya antara lain dg
pengurangan konsumsi kalori akan membuat penurunan tingkat metabolisme
juga akan mengurangi produksi senyawa oksigen yg bersifat racun (radikal bebas o2).
PUASA bagi penderita penyakit Jantung dapat mengurangi Beban Jantung dan
memperbaiki Sirkulasi Darah, bila mengalami nafas pendek maka Puasa dapat memperbaiki pernafasan melalui eliminasi garam dan air dari tubuh.
PUASA dibutuhkan tubuh utk org yg mengalami tekanan darah tinggi, kegemukan
(obesitas), encok, peradangan dan kelebihan materi dalam tubuh.
Jadwal Puasa Tahun 2011
1. Puasa tiap hari Senin dan Kamis.
2. Puasa 3 (tiga) hari setiap bulan – ‘ayyammul biidh’ – Yakni pada tanggal 13,14 dan 15 – penanggalan Islam – (saat bulan purnama).
- 19, 20, 21 Desember 2010/Muharram 1432 H
- 18, 19, 20 Januari 2011/Shafar 1432 H
- 16, 17, 18 Februari 2011/Rabi’ul Awwal 1432 H
- 18, 19, 20 Maret 2011/Rabi’ul Akhir 1432 H
- 17, 18, 19 April 2011/Jumadil Awwal 1432 H
- 16, 17, 18 Mei 2011/Jumadil Akhir 1432 H
- 15, 16, 17 Juni 2011/Rajab 1432 H
- 14, 15, 16 Juli 2011/Sya’ban 1432 H
- Puasa (wajib) Ramadhan 1432 H – 1 – 29 Agustus 2011
*** dengan demikian, tidak ada puasa sunnah 3 hari di bulan Ramadhan..***
- 11, 12, 13 September 2011/Syawwal 1432 H
- 11, 12, 13 Oktober 2011/Dzulqa’idah 1432 H
- 9, 10, 11 November 2011/Dzulhijjah 1432 H.
***tgl 9 November = hari terakhir Tasyriq, tidak boleh berpuasa***
3. Puasa 1/3 (sepertiga) bulan – Puasa Sepertiga Bulan – Yakni di bulan Dzulhijjah (antara 28 Oktober – 25 November 2011). Puasa tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah) bagi selain orang yang melaksanakan haji. Tanggal 5 November 2011. Puasa dilakuan 28 Oktober – 25 November 2011, terputus dengan idul Adha dan hari Tasyrik, dilanjutkan lagi tgl 10 & 11 November 2011.
4. Puasa bulan Muharram- ‘Asyura’ selama 3 (tiga) hari – tanggal 9,10,11 Muharram. Sangat dianjurkan tanggal 9 dan 10 ( Tasu’a dan ‘Asyura )Yakni : 4, 5, 6 Desember 2011/ 9, 10, 11 Muharram 1433 H
5. Puasa Daud – berpuasa berselang-seling. Berpuasa satu hari lalu berbuka satu hari.
Waktu-waktu yang Tidak diperkenankan berPuasa :
Hari Idul Adha – 10 Dzulhijjah / 6 November 2011.
Hari tasyriq 11,12,13 Dzulhijjah / 7, 8, 9 November 2011.
KETERANGAN BERBEKAM DI SAAT PUASA/SHAUM
Hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata:
احْتَجَمَ رَسُوْلُ الله صَلَّي الله عَلَيْهِ وَ سَلََّمْ وَ هُوَ صَائِمٌ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam sedangkan beliau berpuasa.” (HR. Bukhari:1838,1939, Muslim: 1202)….
Abu Sa’id al Khudri radhiyallahu ‘anhu mengatakan:
رَخَّصَ رَسُوْلُ الله صَلَّي الله عَلَيْهِ وَ سَلََّمْ لِاصَّائِمِ فِي الحِجَامَةِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi rukhshah (keringanan) bagi orang yang berpuasa untuk berbekam.” (HR. Nasa-I 3/432, Daruquthni 2/182, Baihaqi 4/264; Daruquthni mengatakan seluruh perawinya terpercaya, dan dishahihkan oleh al Albani dalam Shahih Ibnu Khuzaimah: 1969)
Hadits Rafi’ bin Khadij radhiyallahu ‘anhu:
عَنْ ثَابِتٍ البُنَّانِي قَالَ سُئِلَ أَنَسٌ بْنُ مَالِكِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ كُنْتُمْ تَكْرَهُوْنَ الحِجَامَةَ لِلصَّائِمِ عَلَي عَهْدِ رَسُوْلِ الله صَلَّي الله عَلَيْهِ وَ سَلََّمْ؟ قَالَ لاَ إِلَّا مِنْ أَجْلِ الضَّعْفِ
“Dari Tsabit al Bunani beliau berkata: Telah ditanya Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu: “Apakah kalian (para sahabat) di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci bekam bagi orang yang berpuasa?” Beliau menjawab: “Tidak (kami tidak membencinya), kecuali kalau menjadi lemah (karena bekam).” (HR. Bukhari 4/174; lihat Fathul Bari dalam penjelasan hadits ini, dan juga perkataan al Albani rahimahullah yang menguatkan masalah ini dalah Misykatul Mashabih: 2016)
Demikian sedikit ulasan mengenai Ibadah PUASA, Semoga Bermanfaat.
Bila ada kesalahan dalam ulasan ini itu mutlak kesalahan saya sebagai manusia yang lemah, bila ada kebenaran dari ulasan itu mutlak datangnya dari ALLAH Azza Wa Jalla, wabillahi taufik wal hidayah.
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabbarrakatuh.